Bagong Kussudiardja – Seniman Besar Indonesia Diperingati Google

oleh
Bagong Kussudiardja Seniman Besar Indonesia Diperingati Google
Bagong Kussudiardja Seniman Besar Indonesia Diperingati Google
Bagong Kussudiardja Seniman Besar Indonesia Diperingati Google
Bagong Kussudiardja Seniman Besar Indonesia Diperingati Google

Indobos.com, Hari ini pada tahun 1928 silam seniman besar Indonesia Bagong Kussudiardja dilahirkan, beliau akrab dikenal dengan panggilan ‘Bagong’, lahir di Yogyakarta, Indonesia. Seorang koreografer, pelukis, pematung, dan penyair yang terkenal di dunia yang mengikuti irama drumnya sendiri, Bagong menghabiskan tahun-tahun untuk belajar seni, musik dan tarian istana Jawa.

Setelah masa kemerdekaan Indonesia di tahun 1945, Bagong mendambakan untuk memperluas pelatihan klasiknya. Dia belajar tarian Jepang dan India, dan dari tahun 1957-1958, dia berlatih di Amerika Serikat di bawah asuhan Martha Graham, koreografer legendaris yang terkenal.

Kembali ke kampung halaman, Bagong menggabungkan gerakan modern tersebut untuk lebih meningkatkan tarian tradisional Indonesia. Dia mendirikan Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiardja (Pusat Tari), pada tahun 1958, diikuti oleh Padepokan Seni Bagong Kussudiardja yang masih berkembang pada tahun 1978.

Bagong membuat koreografi lebih dari 200 tarian dengan gaya kreatif dan segala tingkat kerumitannya, termasuk “Layang-Layang,” tarian layang-layang, dan “Bedaya Gendeng,” sebuah lagu “Dance of the Nine Maidens” yang nakal, salah satu tarian Jawa yang paling disayangi.

Bagong Kussudiardja - Seniman Besar Indonesia Diperingati Google
Bagong Kussudiardja credits Google Doodle

Tapi koreografi hanyalah salah satu bagian dari seni yang digelutinya. Bapak dari seniman Butet Kertarajasa ini juga dikenal karena lukisan cat minyak dan cat airnya. Dia berkreasi dalam berbagai gaya lukis seperti impresionistik, abstrak dan realistis dan menyentuh mistis budaya Jawa, serta ilustrasi penari Bali tak luput mendapat perhatian jadi objek curahan dikanvasnya.

Sebagai pelukis, karyanya telah dipamerkan di banyak pagelaran nasional dan internasional. Hasil kreasi dibidang seni lukis ini Ia kemudian dianugrahi banyak penghargaan untuk karya-karyanya, di antaranya: Medali Emas dari Paus Paulus VI (1973), Satya Lencana Dwija Setia (1975) Medali Emas dari Pemerintah Bangladesh (1981).

Daan penghargaan lain juga ia terima: Art Award dari Pemerintah Indonesia pada tahun 1985, dari ASEAN pada tahun 1987, Art Award dari Yogyakarta pada 1988, Penghargaan dari Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (1992) dan Penghargaan Biennial pada tahun 1988 dan 1992.

Google Doodle hari ini menayangkan hari ulang tahun Bagong Kussudiardja ke 89 diberanda dengan memberikan elemenn kuas di tangan dan penari latar dibelakang dengan kostum budaya seni tari Indonesia.